Sholat Tarawih, Sholat Witir, Dan Sholat Hari Raya Idul Fitri

Sholat Tarawih

Adalah sholat sunnat muakkad yang dilakukan di malam hari dan dikerjakan pada malam hari setelah sholat isya’ khusus hanya pada bulan suci Ramadhan. Tarawih dalam bahasa Arab adalah bentuk jama’ dari تَرْوِيْحَةٌ yang diartikan sebagai “waktu sesaat untuk istirahat”, boleh dikerjakan berjamaah dan boleh juga dengan sendirian.

Sholat Tarawih boleh dikerjakan dengan 8 rakaat di tambah dengan 3 rakaat sholat witir, dan juga boleh dikerjakan dengan 20 rakaat ditambah dengan 3 rakaat sholat witir.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Barangsiapa melakukan qiyam Ramadhan karena iman dan mencari pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari no. 37 dan Muslim no. 759).

Yang dimaksud qiyam Ramadhan adalah shalat tarawih sebagaimana yang dituturkan oleh An Nawawi. Hadits ini memberitahukan bahwa shalat tarawih bisa menggugurkan dosa dengan syarat karena iman yaitu membenarkan pahala yang dijanjikan oleh Allah dan mencari pahala dari Allah, bukan karena riya’ atau alasan lainnya.

Adapun Bacaan Niat Sholat Tarawih :

Niat Sholat Tarawih Berjamaah

 أُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُومًا/إِمَامًا للهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat taraawiihi rak’ataini (ma’muman/imaaman) lillahi ta’aalaa.

Artinya : ” Aku niat Salat Tarawih dua rakaat (menjadi makmum/ imam) karena Allah Ta’ala”

Niat Sholat Tarawih Sendiri

أُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ للهِ تَعَالَى

“Usholli sunnatattarowihi rok’ataini lillahi ta’ala”

Artinya : Artinya: ” Aku niat Salat Tarawih dua rakaat karena Allah Ta’ala”

Sholat Witir

Sholat Witir adalah sholat sunnat yang dikerjakan dengan rakaat ganjil. Sholat witir boleh dikerjakan 1 rakaat, 3 rakaat, 5, rakaat, 7 rakaat, 9 rakaat dan 11rakaat. Adapun waktu mengerjakannya adalah sesudah sholat Isya’ hingga tiba waktu subuh. Di bulan Ramadhan biasa sholat witir dikerjakan setelah kita mengerjakan  sholat tarawih.

Niat Shalat Sunnah Witir 3 Raka’at

اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI SUNNATAL WITRI TSALAATSA RAKA’AATIN MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA’AN MA’MUUMAN LILLAAHI TA’ALA

Artinya,”Saya niat sholat witir tiga raka’at menghadap kiblat sebagai ma’mum karena Allah Ta’ala”

Niat Shalat Sunnah Witir 2 Raka’at

اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِرَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI SUNNATAL WITRI RAK’ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA’AN MA’MUUMAN LILLAAHI TA’ALA

Artinya,”Saya niat sholat witir dua raka’at menghadap kiblat sebagai ma’mum karena Allah Ta’ala”

Niat Shalat Sunnah Witir 1 Raka’at

اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِرَكْعَةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI SUNNATAL WITRI RAK’ATAN MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA’AN MA’MUUMAN LILLAAHI TA’ALA
Artinya,”Saya niat sholat witir satu raka’at menghadap kiblat sebagai ma’mum karena Allah Ta’ala”

Sholat Hari Raya Idul Fitri

Sholat hari raya Idul Fitri adalah sholat sunnat dua rakaat yang dikerjakan pada hari raya Idul Fitri saja, tepatnya tanggal 1 Syawal setiap tahun.

Sholat hari raya Idul Fitri waktunya mulai terbit matahari (pagi hari) hingga tergelincirnya matahari ke barat (tiba waktu Dzuhur). Sholat hari raya Idul Fitri boleh dikerjakan di tanah lapang atau di masjid.

Sholat hari raya Idul Fitri terdiri dari 2 rakaat, pada rakaat pertama kita melakukan takbir sebanyak 7 kali. Pada rakaat kedua kita melakukan takbir sebanyak 5 kali.

Adapun bunyi lafadz niat Sholat hari raya Idul Fitri :

Niat Sholat Sunah Idul Fitri Sebagai Imam

اُصَلِّى سُنُّةً عِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اِمَامًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI SUNNATA ‘IIDHIL FITHRI ROK’ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI IMAAMAN LILLAAHI TA’AALA

Artinya,”Saya niat sholat sunnah idul fitri dua raka’at menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta’ala”

Niat Sholat Sunah Hari Raya Idul Fitri Sebagai Ma’mum

اُصَلِّى سُنُّةً  عِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI SUNNATA ‘IIDHIL FITHRI ROK’ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI MA’MUUMAN LILLAAHI TA’AALA

Artinya,”Saya niat sholat sunnah idul fitri dua raka’at menghadap kiblat sebagai ma’mum karena Allah Ta’ala”

Hal Yang Disunnahkan Pada Hari Raya Idul Fitri

Beberapa Hal yang disunnahkan di hari raya Idul Fitri dan Idul Adha  :

  1. Mandi sunnat untuk Idul Fitri
  2. Memakai pakaian yang bagus dan suci
  3. Memkai wangi wangian
  4. Memotong kuku, kumis dan jenggot
  5. Mempercepat datang ke tempat sholat
  6. Meperbanyak membaca takbir
  7. Makan sebelum berangkat sholat hari raya Idul Fitri

Keutamaan Sholat Tarawih di bulan ramadhan di bagi menjadi 3 :
  1. 10 Hari Pertama Bulan Ramadhan disebut dengan Malam Rahmat.
  2. 10 Hari Kedua disebut dengan Maghfiroh.
  3. 10 Hari Ketiga disebut dengan Itsfunminannar (Pembebasan Api Neraka)
Hikma Sholat Tarawih di Bulan Ramadhan dari Malam Pertama Hingga Malam Terakhir :

MALAM ke -1
Dosa-dosa orang yang beriman keluar darinya pada malam pertama seperti hari dilahirkan ibunya.

MALAM ke -2
Dirinya diampuni juga (dosa) kedua orang tuannya oleh Allah SWT.

MALAM ke -3
Malaikat yang ada di “Arsy” Berdo’a kepada Allah SWT, semoga Allah mengampuni dosa kita.

MALAM ke -4
Baginya akan memperoleh pahala dari Orang Orang yang membaca Taurat, Injil, Zabur dan Al Furqan (Al Qur’an).

MALAM ke -5
Allah memberikan pahala sebagaimana orang yang sholat di Masjidil Haram, Masjid Madinah, dan Masjid Aqsha.

MALAM ke -6
Allah memberinya pahala seperti orang yang melakukan Thawaf mengelilingi Baitul Makmur dan bebatuan pun memohonkan ampunan baginya.

MALAM ke -7
Seakan-akan dia bertemu Musa as dan kemenangannya atas firaun dan Hamman.

MALAM ke -8
Allah memberikan kepadanya seperti apa yang telah diberikan-Nya kepada Ibrahim As.

MALAM ke -9
Seakan-akan dia beribadah kepada Allah seperti ibadahnya Nabi Muhammad SAW.

MALAM ke -10
Allah memberikan rezeki kepadanya kebaikan dunia dan akhirat.

MALAM ke -11
Dirinya keluar dari dosa dosa sebagaimana ia baru dilahirkan dari rahim ibunya.

MALAM ke -12
Maka ia akan datang pada Hari Kiamat dalam keadaan muka yang Bercahaya karna pengaruh Ibadahnya.

MALAM ke -13
Maka ia akan datang pada Hari Kiamat dalam keadaan Sentosa, terlepas dari segala Kejelekan dan Keburukan.

MALAM ke -14
Malaikat datang dan menyaksikannya melaksanakan sholat Tarawih dan kelak Allah tidak akan menghisabnya
pada hari kiamat.

MALAM ke -15
Para malaikat pembawa Arsy bersholawat kepadanya dan memohon ampun atas dosa dosa.

MALAM ke -16
Allah SWT menetapkan baginya kebebasan dari Api Neraka dan dimasukan ke surgaNya Allah SWT.

MALAM ke -17
Diberikan pahala sholat tarawihnya disamakan derajatnya dengan pahala para Nabi.

MALAM ke -18:
Para malaikat memanggil, Hai Hambah Allah, sesungguhnya Allah telah meridhaimu dan meridhai kedua orang tuamu.

MALAM ke -19
Allah mengangkat derajatnya dalam Surga Firdaus.

MALAM ke -20
Maka Allah akan mengkaruniakan kepadanya pahala orang yang mati Syahid dan pahala orang Sholeh.

MALAM ke -21
Allah membangunkan baginya sebuah gedung dari cahaya di surga.

MALAM ke -22
Pada hari kiamat ia akan datang dengan rasa aman dari semua kesulitan dan kecemasan.

MALAM ke -23
Allah membangun baginya sebuah kota di surga (Taman di Surga).

MALAM ke -24
Dikatakan kepadanya, Ada 24 macam doa yang dikabulkan.

MALAM ke -25
Allah membebaskannya dari azab kubur.

MALAM ke -26
Maka ia akan mendapatkan pahala dari Allah SWT Untuk 40 Tahun.

MALAM ke -27
Pada hari kiamat ia akan melintasi Shirathul Mustaqim bagai kilat yang menyambar.

MALAM ke -28
Allah mengangkatnya 1000 derajat di surga.

MALAM ke -29
Maka ia akan mendapat pahala dari Allah SWT bagikan 1000 kali pahala Naik HAJI.

MALAM ke -30
Allah SWT berfirman : “Makanlah olehmu buah buahan Surga, Mandilah kamu dengan Air Salsabil, Minumlah olehmu Air Al-Kautsar, Akulah Tuhanmu dan Engkaulah Hamba-Ku”

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *