Bentuk Penjagaan Alloh SWT Kepada Hambanya

Jika kita menjaga Alloh maka Alloh menjaga kemurnian aqidah kita, menjaga dari gejolak nafsu buruk yang menyesatkan, melindungi dari mara bahaya dan dari godaan manusia, syetan, jin dan iblis, Alloh menugaskan malaikat-malaikat-Nya untuk menjaga kita, empat malaikat menjaga di depan, belakang, kanan dan kiri mereka membentuk benteng yang kokoh di sekeliling kita untuk menghindarkan kita dari marabahaya, godaan dan tipu daya syetan dan iblis, hal ini sesuai dengan firman Alloh :

لَهُۥ مُعَقِّبَٰتٌ مِّنۢ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِۦ يَحْفَظُونَهُۥ مِنْ أَمْرِ ٱللَّهِ ۗ

Artinya : ”Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, dimuka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Alloh”.( QS. Ar-Ro`du : 11)

Dan sabda Nabi Muhammad SAW : “Tidak seorangpun diantara kalian yang tidak ditemani qorin (pendamping) dari golongan jin dan qorin dari golongan malaikat, sahabat bertanya :”apakah juga engkau ya Rosulalloh ?” Rosululloh menjawab :”ya juga aku”, akan tetapi Alloh menolongku (dari dari godaan keburukan jin) sehingga ia tidak menyuruh kecuali untuk yang baik”.(HR.Muslim).

Dan jika Alloh telah menolong hambanya melalui malaikat maka hamba tersebut akan bersabar, bersyukur dan merasakan hikmah dan nikmat dalam musibah yang dialaminya, jiwanya tenang dan bersinar, serta lapang dada, karena hamba tersebut telah mendapati pendamping yang tak pernah kalah, pelindung yang tak pernah tidur dan pemberi petunjuk yang tak pernah sesat, Alloh bersamanya seperti yang telah difirmankan Alloh :

إِنَّ اللَّهَ مَعَ الَّذِينَ اتَّقَوْا وَالَّذِينَ هُمْ مُحْسِنُونَ

Artinya : “Sesungguhnya Alloh beserta orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang berbuat kebaikan”(QS. An-Nahl : 128) dan firman Alloh

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنْتُمْ تُوعَدُون

Artinya : “Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan :”Tuhan kami ialah Alloh” kemudian mereka meneguhkan pendirian, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan :”janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih dan gembirakanlah mereka dengan surga yang telah dijanjikan Alloh kepadamu”.(QS. Fushshilat : 30)

Namun perlu diketahui bahwa : Orang yang berada dalam penjagaan Alloh tidak berarti semua keinginannya selalu dikabulkan oleh Alloh dan tidak berarti pula orang yang hidupnya dijaga oleh Alloh dia tidak akan menemui tantangan kesulitan dalam hidupnya, sunnatulloh kesulitan dan kelapangan tetap berjalan namun jelas berbeda keadaannya antara orang yang ditinggalkan dengan orang yang dibiarkan oleh Alloh SWT. Sebab orang yang ditinggalkan itu hanyalah bentuk bimbingan, sedangkan kalau dibiarkan itu berarti tidak mendapat pertolongan, karena itu jika hamba telah berada dalam karunia penjagaan Alloh, maka dunianya dibimbing dan akheratnya diselamatkan, sebaliknya bila hamba tidak dalam penjagaan Alloh betapa sengsaranya dia karena tidak mendapat pertolongan dari Alloh, hidupnya rugi dan celaka di dunia dan di akherat , dalam Al-Qur`an diterangkan :

إِنْ يَنْصُرْكُمُ اللَّهُ فَلَا غَالِبَ لَكُمْ وَإِنْ يَخْذُلْكُمْ فَمَنْ ذَا الَّذِي يَنْصُرُكُمْ مِنْ بَعْدِهِ وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَ

“Jika Alloh menolong kamu, maka tidak ada orang yang dapat mengalahkan kamu, jika Alloh membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan) maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu (selain) dari Alloh sesudah itu ? karena itu hendaklah kepada Alloh saja orang-orang mukmin bertawakkal”. (QS. Ali-Imron : 160).

Untuk itu berusahalah, berdo`alah dan bertawakkallah kepada yang menguasai segalanya, yang menyelesaikan urusan demi urusan yang silih berganti, yang meneguhkan hati ketika masalah yang tak terduga mendatangi, yang menguatkan pendirian saat terjepit, yang memberi jalan keluar saat jalan hidup telah buntu, sadarlah ! satu-satunya jalan yang mengatasi segala kesulitan adalah kembali kepada Alloh SWT. Apalagi urusan keadaan nanti di akherat, manusia tampak hina, lemah dan benar-benar butuh kepada Alloh , butuh penjagaan karena tak berguna lagi harta dan kekuasaan, kerabat dan lainnya kecuali setelah Alloh memberi izin kepada orang pilihan sehingga hamba dalam naungan penjagaan Alloh SWT.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *