Memperbanyak Ibadah Tambahan Di Bulan Ramadhan

Memperbanyak Ibadah Tambahan Di Bulan Ramadhan.

Agar ibadah kita dibulan Ramadhan semakin bermakna dalam memperoleh pahala dan ridho dari Alla, baiknya kita juga meningkatkan ibadah kita dengan menghidupkan amaliyah tambahan.

Berikut ini beberapa amaliyah tambahan yang bisa kita lakukan di bulan Ramadhan yang penuh rahmat dan pengampunan ini:

  • Tadarus Al – Qur’an

    اِقْرَؤُاالْقُرْاٰنَ فَاِنَّهٗ يَأْتِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيْعًا ِلاَصْحَابِهٖ(رواه مسلم)

Artinya : “Bacalah olehmu sekalian AL Quran, maka sesungguhnya AL Quran itu akan datang pada hari kiamat memberi syafaat kepada pembacanya (HR. Muslim)

Membaca Al – Qur’an dibulan Ramadahn merupakan sebuah amalan yang bernilai pahala yang baik. Dibulan Ramdhan inilah Al – Quran diturun oleh Allah sebagai mujizat untuk Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam. Maka dari itu, mari kita mengagungkan Al – Qur’an  denagan menyempatkan membaca Al – Quran dan menghatamkannya di bulan yang penuh berkah ini.

  • Menghidupkan Malam Dengan Shalat

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ اِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهٗ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهٖ (رواه البخارى ومسلم)

Artinya : “Barang siapa shalat malam di bulan Ramadhan karena beriman kepada Allah dan mengharap keridhaanNya, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR.Bukhari dan Muslim)

Ramadhan selain disebut sebagai Syahrus Shiyam, juga disebut dengan syahrus qiyam. Hal ini dikarenakan, Rasulullah SAW meminta kita umat Islam untuk menghidupkam malam dengan shalat terawih dan shalat malam tahajud.

  • Berinfaq, Sedekah, Memberi Buka Puasa

مَنْ فَطَرَ صَائِمًا فَلَهٗ مِثْلُ اَجْرِهٖ مِنْ غَيْرِ اَنْ يَنْقُصَ مِنْ اَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئٌ (رواه احمد)

Amalan ini memiliki nilai pahala yang besar, terutama dibulan Ramadhan. Rasulullah bersabda : “Barang siapa memberi ifthor kepada yang berpuasa, maka ia akan mendapatkan pahala senilai pahala yang didapatkan orang yang berpuasa itu tanpa mengurangi pahala yang berpuasa sedikitpun.” (HR. Tirmidzi, Nasai, dan ibnu Majah).

  • Bertaubat

(يَاأَيُّهَا النَّاسُ تُوْبُوْا إِلَى اللهِ وَاسْتَغْفِرُوْهُ فَإِنِّيْ أَتُوْبُ فِيْ اليَوْمِ مِائَةَ مَرَّةٍ  (رواه مسلم

Artinya : “Wahai sekalian manusia, bertaubatlah kepada Allah dan memohonlah ampun kepada-Nya, sesungguhnya aku bertaubat dalam sehari sebanyak 100 kali.” (HR. Muslim).

Dibulan Ramadhan ini pula, adalah bualn pengampunan bagi umat Islam. Maka dari itu, mari kita memohon ampunan kepada Allah SWT dengan berdzikir dan memujanya. Dibulan ini banyak orang yang akan terbebas dari api neraka.

  • Berdakwah

وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُون

Artinya : “Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar ; merekalah orang-orang yang beruntung”  (QS. Al-Imran[3] : 104)

Dibulan Ramadhan adalah kesempatan terbaik untuk melakukan dakwah, dan memakmurkan masjid serta  mengajak mengerjakan kebaikan  pada setiap orang. Dibulan ini, pintu – pintu hidayah pun terbuka.

  • Meningkatkan Ibadah Pada 10 Terakhir

تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ

Artinya : “Carilah lailatul qadar pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari no. 2020 dan Muslim no. 1169)

Hal tersebut bertujuan untuk menyambut Lailatul Qadar. Bagi uamat Islam Lailatul Qadar adalah berkah yang luar biasa di bulan Ramadhan. Pahala di setiap iabdah yang kita kerjakan turut meningkat. Biasanya, umat Muslim beritikaf di masjid di siang dan malam untuk agar mendapatkan pahala Lailatul Qadar.

  • Membayar Zakat Fitrah

إِنَّمَا الصَّدَقَاتُ لِلْفُقَرَاءِ وَالْمَسَاكِينِ وَالْعَامِلِينَ عَلَيْهَا وَالْمُؤَلَّفَةِ قُلُوبُهُمْ وَفِي الرِّقَابِ وَالْغَارِمِينَ وَفِي سَبِيلِ اللَّهِ وَابْنِ السَّبِيلِ ۖ فَرِيضَةً مِنَ اللَّهِ ۗ وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ

Artinya : “Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mu’allaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan untuk mereka yuang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana”. (Qs. At Taubah: 60)

Sebagai penutup amaliyah di bulan Ramadhan, umat Islam wajib untuk berzakat fitrah atas nama kita sendiri dan nama dibawah tanggung jawab kita. Ini bertujuan untuk menyucikan puasa kita dari perkataan kotor dan perbuatan sia – sia selama berpuasa.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *